SEJARAH

PT Jakabaring Sport City (PT JSC) didirikan berdasarkan visi Gubernur Provinsi Sumatera Selatan untuk membuat suatu kawasan olahraga yang modern bertaraf ineternasional serta berkarakter “smart” dan “green”. Pembangunan kawasan Jakabaring Sport City (JSC) dilakukan secara bertahap dan berkesinambungan, dimulai tahun 2001 dan berlanjut pada pelaksanaan PON tahun 2004 serta terus dikembangkan hingga pelaksanaan Sea Games tahun 2011, dan hingga Asian Games 2018. Pada mulanya pengelolaan Kawasan JSC berada dibawah dan menjadi tanggung jawab Badan Pengelolaan Aset Daerah (BPKAD), instansi Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan. Pada perkembangannya, efektifitas pengelolaannya dirasa perlu untuk ditingkatkan, maka Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berinisiatif untuk membentuk suatu Badan Usaha Milik Daerah yang mandiri dan dapat mengelola Kawasan JSC secara profesional.

Berdasarkan Pasal 331 Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 Tentang Pemerintahan Daerah, Pemerintah Daerah dapat membentuk Badan Usaha Milik Daerah yang bertujuan untuk memperoleh laba/keuntungan yang didasarkan pada kelayakan bidang usaha yang akan dibentuk. Sesuai pertimbangan tersebut, Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan menerbitkan Peraturan Daerah Provinsi Sumatera Selatan Nomor 8 Tahun 2017 tanggal 12 Juni 2017 Tentang Pendirian Badan Usaha Milik Daerah Perseroan Terbatas Jakabaring Sport City dengan Akta Pendirian Perseoran Terbatas PT JSC Nomor 72 tanggal 28 November 2017 menetapkan pendirian Badan Usaha Milik Daerah Perseroan Terbatas Jakabaring Sport City untuk mengelola aset daerah milik Pemerintah Provinsi Sumatera Selatan berupa kawasan Jakabaring Sport City di Jalan Gubernur H. A Bastari Jakabaring, Palembang.